Revoke and Rescind


Kedua kata kerja di atas to revoke dan to rescind sering digunakan dalam text formil yang berhubungan dengan hukum dan atau peraturan. Secara sepintas kedua kata tersebut mempunyai arti yang sama.

Revoke lebih pas diterjemahkan sebagai “mencabut suatu keputusan, perintah, surat kuasa, lisensi, dan ketentuan; sedangkan Rescind diartikan sebagai “Membatalkan sesuatu yang telah disepakati sebelumnya. Misalnya: kerjasama, usaha, kesepakatan dan lain-lain yang sejenis.”

Contoh dalam kalimat-kalimat berikut ini akan lebih memperjelas penggunaan kata kerja to revoke dan to rescind:
  • The decree concerning visa-free visit to Indonesia was finally revoked by government.(Keputusan mengenai bebas visa untuk kunjungan ke Indonesia akhirnya dicabut oleh Pemerintah.)
  • The agreement between PT. Adi and PT. Ada to enter into Business of Restaurant has been rescinded. (Perjanjian antara PT. Adi dan PT Ada untuk membangun Usaha Restoran telah dibatalkan.)
  • Regulation to allow Pedicab vehicles on the city streets has been revoked on the grounds that pedicab vehicles will only obstruct traffic smoothness. (Peraturan untuk membolehkan becak beroperasi di Jalan Raya  kota telah dicabut dengan alasan becak hanya akan  mengganggu kelancaran lalu lintas.)
  • The First Party has rescinded the agreement, which was signed by both Parties. (Pihak Pertama telah membatalkan perjanjian yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak.)
Lihat juga Pelajaran kata kerja Rescind dan Renege