Conditional Clauses

CONDITIONAL  TYPE I
Conditional Type I adalah kalimat yang terdiri dari dua kalimat, yaitu anak kalimat dan induk kalimat. Anak kalimatnya dimulai dengan kata IF (jika) : If you go, If it rains, If she likes. Anak kalimat yang dimulai dengan "If' ini untuk type I dibuat dalam bentuk Present Tense, sedangkan yang induk kalimatnya dalam bentuk Future. Contoh kalimat lengkapnya:


  • If the weather is good,  we will go to the beach tomorrow.
  • If the ticket  is cheap, I will travel to Bali with my family
Kalimat yang bertuliskan merah adalah anak kalimat, dan yang berwarna biru adalah induk kalimat.


Conditional type I dipakai untuk pengandaian yang kemungkinan besar bisa terjadi (menurut si pembicara nya). "If it doesn't rain tomorrow morning (Seandainya hujan tidak turun besok pagi). Tentunya asumsi atau pengandaian ini didasarkan kondisi yang nyata. Misalnya hari mendung menunjukkan kemungkinan besar akan hujan. Jika kemungkinan besar Anda akan mendapat uang, maka kalimat yang cocok digunakan adalah Conditional Type I: If I have enough money, I will buy you some clothes.



Perhatikan Conditional I dalam kalimat tanya:



Will you go if it doesn't rain tomorrowPerhatikan perubahan kalimat hanya terjadi pada induk kalimat "Will you go......?", sedangkan pada anak kalimat if it doesn't rain tetap tidak berubah walaupun kalimat telah berubah menjadi kalimat tanya.

Perhatikan contoh-contoh lainnya:

  • Will she join the club if I don't join it?
  • Will you be late tomorrow if you take a bus to the office?
  • Will they here if Mary isn't present?
Contoh-contoh kalimat menggunakan Conditional Type 1:
  1. I will not go if he comes with you.
  2. If my salaries are raised, I will stand you a big treat.
  3. If Susan passes her exams, her dad will buy her a new car.
  4. If it rains hard tomorrow, there will be flood again.
  5. If the boss knows this, he will be very angry.
  6. I will have house painted if I get lots of money.
  7. If you don't pay as soon as possible, I will not lend you any money any more.
Coba Anda buat kalimat Anda sendiri. Ingan pada anak kalimat IF bentuk tense nya adalah Simple Present Tense, dan pada Induk kalimatnya menggunakan Future tense. Selamat mencoba.

Latihan: Lengkapilah kalimat-kalimat di bawah ini dengan bentuk kata kerja yang benar atau dengan menambahkan modal auxiliary yang tepat.

  1. If you (be) late again, the boss will fire you.
  2. I .....(not come) to your house if it rains.
  3. .......you go to Bali if you have much money?
  4. If you phone me, I ............(pick) you up at the airport.
  5. If you (not give) me the money, I .......(release) your son.
  6. If you (not eat) now, you ..........(fall ill).
  7. We ...........(be) glad if you come over to our house tomor
Kalimat Conditional type II ini digunakan untuk:

1  1)     Memperkirakan sesuatu yang kecil sekali akan terjadi. 
Contoh: menurut saya sekarang ini musim   kemarau, kemudian saya mengandaikan jika besok hujan turun saya tidak akan menghadiri pesta  itu. Artinya menurut si pembicara (first speaker) besok tidak akan turun hujan. Untuk kasus ini kita menggunakan CONDITIONAL TYPE II

Perhatikan bentuk tenses yang dipakai pada anak kalimat dan induk kalimatnya.

IF (PAST TENSE) + WOULD

Contoh-contoh kalimat
1.     If it rained tomorrow, I WOULD not go out.
2.     If she came here, I would tell her about it.
3.     If you passed the test, your dad would be happy.
4.     If I failed again, I would consider quiting this course.
5.     Would you come tomorrow if the weather was bad?
6.     If you were not present at the next meeting, I wouldn’t be there either.

2) sesuatu yang tidak mungkin terjadi / mustahil untuk terjadi, atau kondisi tidak sesuai fakta.
1.     If she were here, she would ask you to go. (Kenyataannya ia tidak ada di sini. Perhatikan to be yang dipakai adalah WERE bukan WAS)
2.     If you lived in America, what would you do? (Kenyataannya anda tidak tinggal di Amerika, namun seandainya Anda tinggal di sana, apa yang akan Anda lakukan?)
3.     If I were the boss, I would  buy you a car.
4.     Would you buy her a car if you had the money

Dalam praktek sehari-hari masih banyak siswa atau mahasiswa atau mereka-mereka yang belajar bahasa Inggris masih belum benar dalam penggunaan Conditional  Type II ini. Untuk itu Anda harus banyak berlatih.

Latihan Conditional Type II.
Rubahlah conditional type I dibawah ini menjadi Conditional Type II. Ingat bentuk kata kerjanya.


  1. If I live in Jakarta, I will visit all of you everyday.
  2. If the weather is fine tomorrow, she will go to the beach to swim.
  3. If you go to Thailand, will you visit Pattaya?
  4. Will you live in London if you can speak English well?
  5. I won't tell her about it if I am you.
  6. If you have a lot of money, will you go to Australia to study?
  7. If you have a lot of friends here, you will not feel lonely.
  8. Will you marry her if you have a job?

CONDITIONAL TYPE III 

adalah kalimat pengandaian tentang kejadian di masa yang lampau:


IF HAD + PAST PARTICIPLE SUBJECT+WOULD+HAVE+PAST PARTICIPLE

CONTOH:
  • If I had met him yesterday, I would have told him about her. (kenyataannya saya tidak bertemu dengan nya dan tidak menceritakan kepadanya tentang Anda)
  • If you had not bought this book, you wouldn't have known many subjects.
  • Would you have given him the money if you had met him yesterday.
Kata "If" dapat dihilangkan:
  • Had I met him yesterday, I would have told him...............
  • Should you change your mind, let me know.
  • Were I single, I would.............
Penghilangan kata "if" juga berlaku untuk Conditional type I, II.

Banyak pelajar bahasa Inggris yang sudah paham tentang Conditional Clauses ini, namun dalam percakapan ternyata masih salah dalam struktur kalimatnya. Malah yang digunakan justru hanya conditional type I saja.
Untuk menguasai ini tentunya Anda harus banyak menggunakannya dalam conversation sehari-hari Anda.

Berikut adalah cerita pendek untuk melatih pemahaman Anda akan Conditional type III.


Peter overslept and because of this he missed his flight. He failed to have a meeting his  supervisor. After waking up, he soon rang up his supervisor to tell him that he had missed the plane. The supervisor didn’t seem angry and said, “You are still alive?” “What do you mean?” asked Peter. “The flight number 729 crashed killing all the passengers. That’s your flight, isn’t it?” mentioned his supervisor.

1. If he (not overslept), He (be) on flight 729.
2. If he had been on the plane, he would...................................................
3. Hadn't he missed the plane, he (pass away).

Mixed Time Conditional sentences 

adalah campuran conditional type II and III. Seperti kita ketahui type II terdiri dari tenses Past Tense dan Would, sedangkan type III terdiri dari Past Perfect Tense dan WOULD HAVE + Past Participle.
  • Type II : If you were a son of a rich man, you would be able to buy a new car. Maksud kalimat ini kenyataannya Anda bukan lah a son of a rich man, dan tidak mampu membeli mobil baru. 
  • Type III : If she had come here earlier, she wouldn't have missed the train. Maksud kalimat ini kenyataannya dia datang terlambat. Seandainya tidak terlambat ia tidak akan ketinggalan kereta.
  • Mixed type (2 and 3): If you were a beautiful woman, the man would have given you a lot of money. Kenyataan nya Anda tidak cantik, jadi laki-laki itu tidak memberikan uang yang banyak barusan, kemarin atau waktu-waktu lampau lainnya..
Type III dipakai untuk kejadian di masa lampau, sedangkan type II, pengandaian di masa sekarang atau akan datang. Dan kombinasi type 2 and 3, kombinasi kejadian yang lampau dan kondisi sekarang.

Contoh lain mixed type:

Beberapa hari yang lalu, Anda menerima warisan yang tidak banyak. Seandainya Anda mendapatkan warisan yang cukup banyak, tentunya Anda bisa berpergian ke luar negeri. ( If you had received a large of inheritance, you would be able to travel around the world.) Nyatanya Anda tidak menerima uang banyak. Jadi Anda tidak dapat berpergian keliling dunia.

Latihan

Gunakan mixed type conditional clause pada kalimat-kalimat berikut:
  1. I didn't visit Bali last weekend. I won't be able to tell my sons about it (If I........................., I .............................tell my sons about it.)
  2. Linda didn't marry Peter. (If Linda ............Peter, she.................happy now.)
  3. Titi's grandmother died in a plane crash last week. (If grandma-------------------on the plane, she...........................here with us now.)
If Clause jenis ini digunakan apabila kita mengandaikan sesuatu yang sudah merupakan kenyataan pasti (fakta) seperti misalnya jika air dimasukkan ke dalam lemari es, maka air akan membeku; jika besi dipanaskan, besi akan meleleh, dan lain sebagainya.

Konstruksi kalimat baik pada induk kalimat maupun pada anak kalimat tetap menggunakan Simple Present Tense.
  • If you heat it, it melts.
  • If it rains hard, this river overflows and floods nearby areas.
  • Dogs bite you if you disturb them.
  • You are fined if you don't pay tax.
  • If employees here come late, their salaries are 4% cut.
Dalam Zero Conditinal if sering diganti dengan when tanpa merubah artinya.

Bandingkan dengan Conditional type I (Present Tense + Future Tense "Will") yang mana Conditional type I mengasumsikan "Probability in the future" (Kemungkinan akan terjadi).

Perhatikan perbandingan dari keduanya (Conditional 0 dengan Conditional type I):
  • If you are late, your boss will be angry with you. (Kemungkinan si boss akan marah).
  • If you are late, your income is 4% cut. (Sudah merupakan peraturan setiap yang terlambat dipotong penghasilannya. Jadi bukan kemungkinan lagi.)
Conditinal type 0 ini juga sering digunakan dalam kalimat imperative (perintah).
Contoh:
  • If he is here, tell him that I need to talk to him. (Tell him adalah kalimat perintah)
  • Don't tell her that I am married if she asks you.(Don't tell.....juga kalimat perintah)
  • If you need any help, just phone me as soon as possible. (Just phone......kalimat perintah)
Kerjakanlah latihan-latihan di bawah ini agar Anda dapat menguasainya. Semua kalimat dalam bentuk Conditional Type 0. Ingat konstruksi nya adalah menggunakan Simple Present Tense baik pada if clause  maupun pada induk kalimatnya.
Rubahlah bentuk kata kerja (huruf tebal) sesuai dengan Conditional type 0.
  1. If you wanting  to eat, made yourself at home.
  2. This wet clothes be dry if you putting them in the drying machine.
  3. If you cutting your finger, it is bleeding.
  4. In London, if you are smoking in public places, you be fined.
  5. Being patient if you wanting her to love you.
Pilih apakah akan menggunakan Conditional type 0 atau type 1.
  1. If you help him, he (happy).
  2. He (contact) you as soon as if  he arrives here.
  3. If you book now, you (get 10% discount). 
  4. If you leave the ice outside, it (melt).
  5. If you try to talk to him, he (understand) your problem.

Unreal Past Condition, seperti yang pernah kita pelajari pada Conditional Clause Type 3, menyatakan bahwa tindakan/pekerjaan atau kejadian seharusnya tidak terjadi tapi terjadi atau sebaliknya. Dalam kondisi ini kita menyatakan nya dengan menggunakan Past Perfect Tense (Had + Past Participle) dalam anak kalimat IF dan Past Future Perfect Tense (Would+have+Past Participle). Contoh: If he had saved his money last year, he would have a new bike. [Jika ia telah menabung uangnya tahun lalu, tentunya dia sudah membeli sebuah sepeda baru.] Kenyataannya dia tidak menabung, dan tidak bisa membeli sebuah sepeda baru.] Nah kondisi ini disebut Unreal Past Condition.
Unreal Past Condition bisa juga menggunakan ING form. Untuk lebih jelasnya, perhatikan kalimat-kalimat dalam Conditional Type 3 + Continuous Form:

1
If you had told me that you wouldn’t come, I wouldn’t have been waiting for you that long. [Jika kamu bilang kamu tidak akan datang, saya tidak masih menunggumu begitu lama.]
2
If I’d been waiting for a little longer, I would have met you there.[Jika saya masih menunggu sedikit lebih lama, saya akan bertemu Anda disana.]
3
If the electricity hadn’t been cut off, we would have been watching TV until the program was over. [Kalau listrik tidak mati, kami akan masih menonton TV sampai acara selesai.]
3
If she hadn’t lost her money last night, she would have been shopping more last night. [Jika ia tidak kehilangan uangnya semalam, dia tentunya masih akan berbelanja lagi tadi malam.]


Jadi bentuk ing kata kerja bisa pada anak kalimat IF, atau di Induk kalimatnya. Dua kejadian yang dilaporkan dalam anak kalimat dan induk kalimat seperti contoh-contoh di atas terjadinya di masa yang telah silam.
Conversation menggunakan Unreal Past Conditional with Ing-form of the verb:

Adi
Where were you last night, Jane? I waited for more than half an hour but you didn’t show up.[Kemana Kamu semalam, Jane? Saya menunggu lebih dari setengah jam tapi kamu tidak muncul.]
Jane
Sorry, Adi but I couldn’t use my phone. The battery was too low to text you that I had to accompany my mom to the hospital. I would have been meeting you if my mom hadn’t suddenly got ill. [Maaf, Adi. Saya tidak bisa menggunakan telponku. Baterai nya terlalu lemah untuk mengirim pesan bahwa saya harus menamani ibu ke rumah sakit. Tentunya saya sudah menjumpaimu seandainya ibu tidak sakit tiba-tba.]
Adi
No worries. I understand that. I hope your mom is fine now.[Jangan khawatir. Saya paham itu. Saya harap ibumu baik-baik saja sekarang.]
Jane
She’s fine, thank you. I stayed at the hospital for almost an hour. [Dia baik-baik saja, terimakasih. Saya di rumah sakit selama hampir 1 jam.]
Adi
I would have been meeting you at the hospital if I’d known you were there. [Saya tentunya akan menjumpai mu di rumah sakit seandainya saya tahu kamu disana.]


Conditional Type 2 Menggunakan Ing-Form IF Clause
Dalam menyatakan pengandaian  tentang sesuatu yang Unreal (tidak nyata) pada kondisi sekarang (present), kita bisa menggunakan Continuous Form pada anak kalimat IF.  Sedikit berbeda dengan Conditional Type 2, yang menggunakan Simple Past Tense pada IF Clause nya dan Would + Infinitive pada induk kalimatnya. 

Contoh-contoh kalimat menggunakan Continuous Past Tense:
If you were talking to me now, I would ask you a question.
Jika saat ini kamu mengobrol dengan saya, tentunya saya akan mengajukan sebuah pertanyaan.
Pada kenyataannya Anda tidak sedang mengobrol dengan saya, dan tentunya saya juga tidak mengajukan pertanyaan.
If we were sitting on the beach, I would dare you to swim.
Jika seandainya kita duduk di pantai, saya akan menantang Anda berenang.
Saat ini kita tidak sedang di pantai, dan tentunya saya tidak menantang Anda berenang.
I’d be mountainbiking tomorrow if my knees didn’t hurt.
Saya akan pergi naik sepeda gunung jika seandainya lutut saya tidak sakit.
Nyatanya lutut saya sakit, dan saya tidak akan pergi naik sepeda gunung.




Dalam Conversation:


A: Hi, Joko! If I were staying in Jakarta right now, I’d certainly visit you. Your home is not far from Jakarta, isn’t it?
B: No, it isn’t, Sylvie. It’s only 30 minutes by bus from Jakarta. I know you are still in South Africa. If I had lots of money, I’d visit you of course.



A: That would be lovely, Master Joko. I’ve been informed that you’ve been very busy lately. I wish you best of luck.

Conditional Clause Practices:

Salah satu kesulitan siswa atau mahasiswa atau siapa saja yang mempelajari bahasa Inggris adalah ketika mereka mempelajari if-clause karena dalam bahasa Indonesia tidak terlihat perbedaan antara conditional clause 1,2, atau 3 kecuali keterangan waktu yang dipakai yang bisa membedakannya. Nah dengan merujuk kepada pelajaran-pelajaran Conditional Clause yang telah saya papar dalam blog ini, saya akan memberikan latihan agar Anda terbiasa menggunakannya dalam percakapan. Latihan akan saya bagi dua: 1) melengkapi kalimat dan 2) menterjemahkan dari Bahasa Indonesia ke Inggris dan 3) memilih A,B, C, atau D yang Anda anggap keliru/salah.

1.      Lengkapi lah kalimat-kalimat berikut. Ubah kata kerja yang ada dalam kurung jika diperlukan.
-          If I had more time, I ……… (visit) you.
-          There are no female workers in this project. If there (be), this …………. (make) male            workers more diligent.
-          Joko works in a bank. If he (receive) a bigger bonus this year, he ……… (travel)                 abroad.
-          Adnan has no job. He finds it difficult to earn a living. If he (have) a lot of money, he         …… (hold) a wedding party for his son.
-          Mira was looking for you last night but didn’t find you. If she (meet) you, she ……              (give) you the money.
-          If you (be) late, your wage ….. 2% (cut).

2.      Terjemahkan kalimat-kalimat berikut kedalam bahasa Inggris. Gunakan Conditional Clauses.
-          Jika saya ada uang lebih pada akhir bulan, saya akan pinjamkan kamu uang.
-          Kemarin saya tidak ketemu Lucy. Jika saya ketemu dia, buku ini sudah saya berikan           kepadanya.
-          Jika besi ini dipanaskan, ia akan meleleh.
-          Seandainya Susan ada di sini, tentunya akan saya katakan saya mencintainya.



3.      Pilihlah satu diantara A,B,C, dan D yang menurut Anda salah.
Conditional clauses

Dalam percakapan sehari-hari kita sering menggunakan kata IF (jika) dan WHEN (Apabila). Menurut  website englishpage kedua-duanya bisa dipakai. Kita menggunakan IF kalau kegiatan/kejadiannya tidak begitu sering, sedangkan WHEN digunakan kalau kegiatan atau kejadiannya lebih sering. WHEN TIDAK digunakan dalam Past Unreal Conditional
Contoh:
Berikut adalah contoh Past Real Conditional. Artinya ini benar-benar terjadi di masa lampau:

·         When I had lots of money, I usually went shopping with my kids (Apabila saya punya banyak uang, biasanya saya pergi berbelanja dengan anak-anak saya.) Kalimat ini menjelaskan bahwa kejadian (memiliki uang banyak) ini  sering terjadi. Entah setiap minggu atau 2 kali dalam sebulan.
·         If I had lots of money, I usually went shopping with my kids (Kalau saya punya banyak uang, biasanya saya pergi berbelanja dengan anak-anak saya.) Kalimat ini menjelaskan bahwa saya jarang sekali punya uang banyak. Tapi begitu punya uang banyak, saya pergi berbelanja dengan anak-anak saya.

Berikut adalah contoh-contoh kalimat sehari-hari yang menggunakan IF dan WHEN dalam bentuk Past  Real Conditional.
·         When I had a school holiday, I usually went to the river to fish. (Ketika saya libur sekolah, saya biasanya pergi ke sungai untuk memancing.)
·         If my wife had spare time, she cooked us special food. (Jika istri saya punya waktu luang, ia memasak makanan khusus buat kami.)
·         When it rained, I usually took a bus to the office. (Ketika hujan, saya biasanya naik bus ke kantor.)
·         When we had visitors, we used to be busy taking them to tourism areas. (Ketika kami banyak pengunjung, kami sibuk mengantarkan mereka ke tempat-tempat wisata.)
·         If it rained hard, lots of tree houses near the river  were swept away. (Jika hujan deras, banyak rumah-rumah dekat sungai hanyut.)

·         When Linda didn’t get what she wanted, she usually pouted for days(Apabila Linda tidak mendapatkan apa yang dia maui, dia biasanya merengut berhari-hari.)


Kalimat Pengandaian tanpa if

Kalimat Pengandaian tanpa if yang biasanya ditemui dalam written English hanya berlaku untuk Conditional Clause Type II and III dan Conditional Clause yang menggunakan SHOULD. Untuk Type II, juga hanya terbatas kepada pemakaian were saja (If I were, If you were, dan lain lainnya yang menggunakan were.) Perhatikan contoh-contoh kalimat pada kelompok A (yang masih menggunakan IF) dan bandingkan dengan kalimat-kalimat pada kelompok B

KELOMPOK A:
  • If I were you, I would marry her soon.
  • If she had met you, she would have told you about it.
  • If she were rich, she would travel around the world.
  • If you should need help, just let me know
  • If she should visit our city, we will provide her with the best accomodation.
KELOMPOK B:
  • Were I you, I would marry her soon.
  • Had she met you,  she would have told you about it.
  • Were she rich,  she would travel around the world.
SHOULD:
  • Should you need help, just let me know.
  • Should she visit our city, we will provide her with the best accomodation.
Perhatikan pada kelompok B, IF tidak digunakan. Pengertian kalimat-kalimat baik pada kelompok A mapun B tetap sama.

Coba Anda buat Conditional Clauses tanpa IF:


  1. If I'd known you were here last night, I would have visited you.
  2. If there were snow season in Indonesia, many children would be very excited about it.
  3. If she were here, Lutfi would be very happy.
  4. Ismi would be alive by now, if she hadn't been in that plane.
Selamat berlatih.


Exercise of Four Types of Conditional Clauses

Conditional Clause merupakan klausa yang penting baik dalam tulisan maupun dalam percakapan. Kemampuan productive skill Anda dalam bahasa Inggris dapat dinilai dari penggunaan conditional clause ini.  Yang paling sulit adalah pada saat kita menggunakannya dalam percakapan. Namun jika Anda banyak berlatih ini akan menjadi mudah. Yang penting Anda mengerti penggunaan masing-masing conditional clause ini.

Pada dasarnya Conditional Clause ada empat jenis (ini belum termasuk mixed conditional clauses), yaitu: 1) Zero Conditional; 2) First Conditional; 3) Second Conditional; dan 4) Third Conditional

Dalam latihan berikut, Anda hanya diminta menidentifikasikan apakah kalimat-kalimat berikut termasuk dalam:

Zero Conditional
First Conditional
Second Conditional
Third conditional

Contoh:
If you walk in the rain, you get wet. [Zero Conditional]

Berikut kalimat-kalimat yang harus Anda identifikasi:


If it doesn’t rain tomorrow, I will go to the beach.
I would have told you about it if I had met you.
You are fired if you don’t work for more than 5 days.
She’s not rich. If she were, she would help you.
All babies cry when they are hungry.
If you drop this glass, it breaks.
What would you have done if you had been an eye witness?
Don’t worry. If I have money, I will pay.
Would you go to England if you had enough money?
Yanto said:”If I were the owner of this company, I would give you all high salaries.”
If you don’t pay on time, you are fined.
A: Why didn’t you come to the party? B: I was not invited. I would have come of course if I’d been invited.
I am busy tomorrow. I would phone you if I were less busy.
We would have arrived on time if our car had not broken down.
If your service is good, more customers will come to your shop.