Menggunakan kata Wish atau Hope


wish dan hope
image credit: Pixabay
Kata kerja WISH = Ingin tapi dalam artian ini Wish dianggap formal dan sudah jarang dipakai dalam percakapan sehari-hari.

Contoh:

  • I wish to go abroad.
  • He wishes to marry a rich woman.
  • We wish to live in London.
Kata Wish sering digunakan untuk menyampaikan ucapan seperti berikut:
  • I wish you all the best. (Semoga sukses)
  • I wish you a safe trip. (Semoga perjalanannya lancer/aman)
  • We wish you a happy vacation. (Selamat berlibur)
Jika kita ingin menggunakan kata kerja dalam artian yang sama pada contoh tadi, kita menggunakan kata kerja Hope sebagai gantinya:
  • I hope you have a safe trip.
  • I hope you enjoy your vacation
  • We hope you two live a happy life together.
Wish juga digunakan untuk mengandaikan sesuatu keadaan. Misalnya, kita mengandaikan kita berada di London saat ini. Untuk jelasnya perhatikan contoh-contoh dalam kalimat.
  • I wish I had a car. (Seandainya saya punya sebuah mobil.)
  • She wishes she were married. (Dia mengandaikan seandainya dia sudah menikah.)
  • She is married. I wish she were not married.
  • I wish you all would stop talking. (But they are all talking.)
  • It’s sold out. I wish it hadn’t been sold out.
Dari contoh-contoh kalimat-kalimat  di atas, kita ketahui bahwa tenses yang digunakan adalah Simple Past Tense dan Past Perfect. Kita pakai Past Perfect untuk sesuatu yang sudah terjadi tapi diandaikan tidak terjadi atau sesuatu yang tidak terjadi di masa lampau diandaikan terjadi.
  • She did not come home. I wish she had come home.
  • He went to Bali. I wish he hadn’t gone to Bali.
  • I did not visit Borobudur last year. I wish I had visited Borobudur last year.
Demikian penjelasan mengenai kata Wish dan Hope. Semoga bermanfaat.
·