VERBS (Kata Kerja)

VERBS (Kata Kerja)

Kata kerja atau verb adalah komponen paling penting dalam bahasa Inggris. Jika ada kalimat tanpa kata kerja berarti kalimat tersebut bukan lah kalimat. Contoh kalimat yang belum ada kata kerja:

  • She in the garden. Dari segi pemahaman mungkin kalimat tersebut masih bisa dipahami apa maksudnya sepanjang tulisan dan ucapannya benar. Seharusnya kalimat tersebut dilengkapi dengan kata kerja. Dalam kalimat tersebut berarti kita harus menambahkan is: She is in the garden. Lihat pelajaran mengenai Verb To Be.
  • We to the market yesterday. Kalimat ini pun belum benar karena tidak ada kata kerjanya. Yang benar adalah: We went to the market yesterday. Went adalah kata kerja dalam bentuk lampau (go, went, gone)
Kata kerja dalam bahasa Inggris bisa menunjukkan kegiatan, perbuatan atau keadaan dan keberadaan pokok kalimat (pokok kalimat biasanya kata benda atau kata ganti dalam kalimat-kalimat sederhana)
Berikut contoh kalimat kata kerja dalam bahasa inggris yang menunjukkan perbuatan atau tindakan:
  • Tap = menyadap (mendengarkan percakapan telepon menggunakan alat)
  • Work = Bekerja, berhasil
  • Visit = Mengunjungi
  • Go = Pergi
  • Pay = Membayar
  • Take = Mengambil
  • Sit = Duduk
  • Study = Belajar, mempelajari
  • Eat = Makan
  • Drink = Minum
  • Disavow = Mengingkari
Disamping contoh kata kerja di atas  masih banyak sekali kata-kata kerja yang Anda harus pahami.Dalam mempelajari Anda tidak perlu menghafal khusus kata kerja. Tekniknya adalah Anda harus banyak membaca baik itu bacaan ringan atau percakapan-percakapan. Kata yang Anda belum pahami digaris bawahi dan diberi tanda. Misal kalau kata kerja Anda beri tanda (v), untuk kata benda (n) dan seterusnya. Kata-kata yang umum biasanya akan terulang dalam bacaan.. Oleh karenanya semakin banyak Anda membaca semakin meningkat perbendahaaan kata yang Anda ketahui.
Berikut ini adalah kata kerja yang digunakan kalimat-kalimat dalam:

SIMPLE PRESENT TENSE

Kegunaan Simple Present Tense:

  1. Digunakan untuk menceritakan kegiatan yang biasa dilakukan se hari-hari. Misalnya kegiatan bangun pagi, membaca, minum dan makan, berangkat kerja, sekolah dan lainnya. Biasanya digunakan keterangan waktu everyday, on Monday, on Tuesday, every Tuesday, every week, every month, every year.
  2. Digunakan untuk kejadian yang sudah dijadwalkan seperti pada jadwal penerbangan, jadwal keberangkatan bus dan lainnya.
  3.  Digunakan dalam headline news.
  4. Digunakan untuk sesuatu yang dapat diterima kebenarannya. Misalnya sesuatu yang sudah pasti. (Matahari terbit di timur. Bulan mengelilingi bumi, dan lain-lain)
Contoh:

  • Mary wakes up early everyday. 
  • We travel every weekend.
  •  go to the office by bus.
  • They need help now.
  • She has her passport in her hand.
  • The bus leaves tonight at 10 pm.
  •  am in the garden now.
  • Excuse me, when do we board the plane?
  • She goes to school in the morning.
  • John works in a restaurant.
  •   It travels around the world.
  •  He finishes work on time.
Perhatikan tambahan S atau ES letters pada kata kerja jika subjek kalimatnya orang ketiga tunggal (He, She, It, Mary, Tom, Lutfi dll)
Bunyi S dan ES pada akhir kata kerja untuk orang ke tiga tunggal mempunyai 3 macam bunyi, yaitu s, z, dan iz.

DO/DOES is used as an auxiliary verb in  questions. 
·         Do you want a cup of tea?
·         Does Sentot live in Bandung?
·         Do we go bus by bus or taxi?
·         Does she like chocolate?

Negative Statement : DO/DOES+NOT
·         I do not know him.
·         She does not understand English.
·         We do not travel by train.
DO/DOES NOT is shortened to  DON’T dan DOESN’T

·         They don’t stay here.
·         Don’t you want a cup of coffee?
·         I don’t live in Jakarta.
·         Susan doesn’t run quickly.


Adverb of Frequency sering digunakan dalam Simple Present Tense:

SELDOM (JARANG)
NEVER (TIDAK PERNAH)
SOMETIMES (KADANG-KADANG)
USUALLY (BIASANYA)
ALWAYS (SELALU)
OFTEN (SERING)

Perhatikan contoh-contohnya dalam kalimat:

1. Mary sometimes forgets her birthday.
2. I often go to the office by bus.
3. Do you sometimes eat out?
4. I seldom speak to her.
5. She usually waits for the bus here.
6. I never smoke.
7. She always wakes up very early.

Contoh dalam percakapan:


Lutfiah: Excuse me. Do you know what time the train from Palembang arrive?
Linda Pitra: The train arrives at 10 o'clock.
Lutfiah: And when does it leaves for Palembang again?
Linda Pitra: In 90 minutes after it arrives. We still have plenty of time to drink coffee.

      Pada percakapan singkat di atas kita menggunakan Simple PresentTense bukan Future Tense walaupun  kejadiannya akan terjadi beberapa saat kemudian. Banyak diantara pelajar cendrung menggunakan Simple Future Tense karena dipengaruhi kata "akan" dalam  "Jam berapa kereta akan tiba?"


    I play tennis.

    Someone tapped my phone conversation last night.
     
    The train leaves every morning at 8 AM.

    Pitra and his friends eat in a restaurant.

    She  forgets her purse.

    They come home late.


    Kata-kata kerja yang sering digunakan setiap hari:



    • Go (pergi)
    • Eat (makan)
    • Drink (minum)
    • Read (membaca)
    • Write (menulis)
    • Pay (membayar)
    • Sleep (tidur)
    • Swim (berenang)
    • Sit (duduk)
    • Walk (berjalan)
    • Run (berlari)
    • Help (menolong)
    • Give (memberi)
    • Accept (menerima)
    • Work (bekerja)
    • Drive (mengendarai)
    • Take (mengambil, membawa)
    • Shop (berbelanja di toko)
    • Park (memarkir kendaraan)
    • Stop (berhenti)
    • Steal (mencuri)
    • ....dan lain-lain.
    Anda tidak harus menghafal kata kerja dari daftar kata kerja. Pelajari kata kerja dari percakapan atau bacaan yang pelajari. Gunakan atau praktekkan kata-kata baru menggunakan kalimat yang Anda buat sendiri. Ingat ucapan kata-kata baru harus Anda cocokkan menggunakan kamus atau google translate atau bisa bertanya kepada guru.

    SIMPLE PAST TENSE:

    Simple Past Tense digunakan untuk menceritakan kegiatan atau kejadian di masa lampau. Yang termasuk masa lampau mulai dari beberapa detik yang lalu.
    Jika kita menceritakan kegiatan atau kejadian di masa lampau, maka kata kerjanya (verb) berubah bentuk menjadi bentuk lampau. Perhatikan dua kalimat berikut:


    • I go to the market. ( Present)
    • went to the market. (Past)
    Kata kerja Go berubah menjadi Went karena kegiatannya dilakukan di masa yang lampau.Perhatikan kalimat-kalimat berikut yang kesemuanya dalam bentuk lampau.
    • Ardy studied Karate when he was a kid.
    • We all watched TV last night.
    • He finally swam back.
    • My mom bought a lot of books for me.
    • He left a few minutes ago.
    • Fitri was here a minute ago. I don't know where she is now.


    Bentuk kata kerja dalam bentuk lampau dapat diklasifikasi menjadi Regular and Irregular:
    1. Regular Verb:  ED or D ditambahkan pada akhir kata kerja. (See the table below).
    2. Irregular Verb: Bentuk kata kerja ini tidak beraturan dan tidak dapat ditebak. Artinya Anda harus menghafalkannya.
    Perhatikan contoh berikut:

    She went to the movies last night. 
    Dalam kalimat tanya dan negatif nya bentuk kata kerja kembali ke bentuk present.
    Did she go to the movies last night?  She didn’t go to the movies last night.




    Present
    Past
    Meaning
    Go
    Went
    Pergi
    Fly
    Flew
    Terbang
    Break
    Broke
    Merusak
    Sing
    Sang
    Menyanyi
    Sit
    Sat
    Duduk
    Drink
    Drank
    Minum
    Take
    Took
    Membawa



    Present
    Past
    Meaning
    Study
    Studied
    Belajar
    Visit
    Visited
    Mengunjungi
    Open
    Opened
    Membuka
    Clean
    Cleaned
    Membersihkan
    Watch
    Watched
    Menonton
    Push
    Pushed
    Mendorong
    Listen
    Listened
    Mendengarkan


    Ucapan ED pada akhir kata kerja bentuk lampau (yang regular verbs) mempunyai 3 (tiga) macam bunyi, yaitu d,t, dan id. Cara pengucapannya lihat di UCAPAN BERSAMBUNG

    Coba Anda kerjakan latihan-latihan berikut:
    Rubahlah kalimat-kalimat bentuk lampau berikut menjadi pertanyaan.
    1. They all visited a lot of places in Indonesia.
    2. You made a lot of mistakes.
    3. She came to see you last night.
    4. He wasn't in the garden this morning.
    5. You had a wonderful time in Bali.
    Mudah bukan? Anda tinggal menggunakan DID atau was/were tergantung kata kerjanya. Untuk to be (is, am, are) berubah menjadi was/were.
    Kalimat-kalimat di atas setelah dirubah menjadi pertanyaan menjadi:
    1. Did they all visit many places in Indonesia?
    2. Did you make many mistakes.
    3. Dis she come to see you last night?
    4. Wasn't he in the garden this morning?
    5. Did you have a wonderful time in Bali?
    Perhatikan kata kerja dalam bentuk lampau kembali ke bentuk semula. Bentuk Lampau nya diwakili oleh kata kerja bantu DID.

    Percakapan:
    A: Hi, you look tired. 
    B: I am. I worked too hard yesterday.
    A: What did you do? 
    B: I fixed the roof, cleaned the floor, and painted the w ofall.
    A: Didn't you ask your wife to help you?
    B: No, I didn't. She was busy taking care of the children and went to the market 
         to buy some groceries.

    Terjemahkan lah kalimat-kalimat berikut kedalam bahasa Inggris.
    1. Kami semua sangat lelah dan akhirnya tertidur di lantai.
    2. Apakah mereka semua tidak tersesat di kota itu?
    3. Kemarin saya kemari untuk mencari Lutfi tapi tidak menemukannya.
    4. Sekarang saya tidak tertarik. Kemarin memang  ya.
    5. Semalam hujan deras sekali. Dimana kamu sewaktu hujan turun? 




      Bandingkan hasil kerja Saudara dengan KUNCI JAWABANNYA

      PRESENT PERFECT TENSE:
      FORM:

      HAS/HAVE + PAST PARTICIPLE:
      has/have gone, has/have traveled, has/have flown dan lain-lain.

      Present Perfect digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan, perbuatan, pekerjaan atau kejadian telah terjadi dan mempunyai akibat pada saat berbicara. Misalnya lelah dan sebagainya. Dalam Present Perfect tidak dipentingkan waktu yang spesifik. Namun yang ditekankan adalah tindakan tersebut TELAH atau BELUM dilakukan dan atau belum terjadi.

      Keterangan waktu yang digunakan adalah:


      ever, never, once, many times, just, several times, before, so far, already, yet, for .....years/month/weeks/days, since ...

      Examples:

      - I have just finished my work.
      - She has already prepared all she needs.
      - John has done that many times.
      - Have you been here before?
      Have you ever been to Bali?
      - He has once played basket ball.
      - She has been lonely since her children moved to another house.
      - I have studied English for 6 years.


      Kadang-kadang keterangan waktu tidak digunakan.
      - I have just run. (You see I am now tired and sweaty)
      - She has bought a car. (Now she has a car)
      - Susan has cried. (We can still see her eyes filled with tear)
      - My friend has had an accident. (He is now still being hospitalized)
      - Lutfi has gone to Surabaya. (He is now in Surabaya)

      I have......... is shortened to I've......... She has.....= She's........We have = We've.

      I have just finished. = I've just finished.
      She has prepared everything. = She's prepared everything.
      They have gone to Singapore. = They've gone to Singapore.
      Lutfi has bought a lot of apples. = Lutfi's bought.............

      Kadang-kadang Present Perfect Tense mempunyai dampak akibat tindakan atau pekerjaan yang dilakukan.
      Contoh:

      • John's hands are dirty. He has just fixed his car. (Akibat nya adalah tangan John kotor)
      • Fitri: Hi, you look clean. Lutfi: Well, I've just taken a bath.
      • What have you done, son? You look awful!
      • I haven't practised my English for years. It's difficult for me to speak now.
      PAST PERFECT TENSE:
      FORM : HAD + PAST PARTICIPLE
      Example : I had met him. She had returned.

      USE : 
      The Past Perfect expresses the idea that something occurred before another action happened  in the past. It can also show that something happened before a specific time in the past.
      See the examples below:

      had never seen such a beautiful beach before I went to Bali.

      I did not have any money because I had lost my wallet.

      Tony knew  Manado so well because he had visited the city several times.

      Had Susan ever studied Indonesian  before she moved to Jakarta?

      She only understood the movie because she had read the book.

      Kristine had never been to an opera before last night.

      We were not able to get a hotel room because we had not booked in advance.

      Another Practice:
      I worked in  Bali in 2008. I finish my study in 2009.
      Combine those two sentences into one sentence usinng Past Perfect.
      After combining those sentences now we have the following sentence:

      - I had worked in Bali before I finished my study in 2008

      More examples:
      • hadn't known the bad news when I spoke to him.
      • I checked with the supplier and they still hadn't received the contract.
      • She had already told him before I got a chance to give him my version.

      JENIS-JENIS KATA KERJA:

      Kata kerja dapat dikategorikan menjadi :

      • Normal Verbs (Kata Kerja normal)
      • Non-Continuous Verbs (Kata Kerja Non Progresif)
      • Mixed Verbs (Kata kerja campuran)
      NORMAL VERBS
      Kata kerja normal adalah kata kerja yang menunjukkan tindakan fisik seperti  to  fly,to do, to run, to touch, to eat, to drink, to meet, to work dan masih banyak lagi.

      Example: I eat dinner. She goes to school. We meet every day. She jogs in the morning. Many tourists visit this temple.

      NON-CONTINUOUS VERBS
      Kata kerja non progresif adalah kata kerja yang jarang sekali menggunakan ING form, atau dengan kata lain tidak pernah berbentuk ing walaupun kata kerja tersebut menunukkan bahwa pekerjaan sedang berlangung.

      Contoh:

      to be, to want, to cost, to seem, to need, to care, to contain, to owe, to exist...
      - to possess, to own, to belong...
      - to like, to love, to hate, to dislike, to fear, to envy, to mind...

      Untuk jelasnya perhatikan contoh-contoh dalam kalimat-kalimat di bawah ini:

      1.     She is here with me.
      2.     want a cup of coffee, please.
      3.     How much does it cost?
      4.     You seem tired.
      5.     We need a lot of information about it.
      6.     Lutfi cares about health.
      7.     It doesn't contain anything.
      8.     owe you a lot.
      9.     This habit does not exist here.
      10. This pen belongs to Fitri.
      11. Pitra owns a big villa.

      Perhatikan kalimat-kalimat di atas adalah dalam bentuk present namun kata kerjanya tetap dalam bentuk dasar. 

      MIXED VERBS
      Kata kerja jenis ini bisa dalam bentuk ing atau bentuk dasar namun arti kata kerja tersebut menjadi tidak sama. Kata-kata kerja tersebut adalah:
      to appear, to feel, to have, to hear, to look, to see, to weigh...

       Examples:

      1.     You appear confused. (Non-continuous) = tampak
      2.     You are appearing at the concert tonight. (Normal verb) = muncul/manggung
      3.     She has a lot of money now. (Non-Continuous verb) = memiliki
      4.     She is having a lot of fun. ( Normal verb)= menikmati
      5.     He hears the music.(Non-continuous) =mendengarkan
      6.     He is hearing voices (Normal verb) = mendengar (tanpa sengaja)
      7.     They look happy. (Non-continuous) = tampak, kelihatan
      8.     They are looking at the picture. (Normal Verb)= memandang, melihat
      9.     Lutfi misses Vera. (Non-Continuous)= kehilangan, kangen, rindu
      10. Lutfi will miss the train, I think. ( Normal verb)= ketinggalan
      11. Do  you see her? She is over there. (Non-Continuous) = melihat
      12. I am seeing a doctor tonight. ( Normal verb) = mengunjungi
      13. The coffee smells good. (Non-continuous) = berbau, beraroma
      14. I am smelling the flower. ( Normal Verb) = menciumi

      Kata Kerja dapat juga dibagi menjadi 2(dua), yaitu:

      1.     Kata Kerja Transitif (Transitive Verb)
      2.     Kata Kerja Intransitif IIntransitive Verb)

      KATA KERJA TRANSITIF:
      Adalah Kata Kerja yang mempunyai objek atau harus diikuti objek. Misalnya kata kerja memukul (to hit) harus ada siapa atau apa yang dipukul. Kata kerja membeli (to shop) harus diikuti apa yang dibeli. Perhatikan beberapa contoh kalimat yang harus diikuti obyek:

      1.     She will buy a car. A car adalah obyek dari kata kerja buy.
      2.     We won't hit you. You adalah obyek dari kata kerja hit.
      3.     You haven't painted the house yet. The house adalah obyek dari kata kerja paint.
      Seandainya kata-kata kerja pada contoh tersebut tidak diikuti oleh obyeknya, kalimat-kalimat tersebut menjadi tidak jelas. Misal: She will buy. Tidak jelas di sini apa yang dibeli.

      KATA KERJA INTRANSITIF
      Inilah kata kerja yang tidak diikuti oleh obyek:

      1.     I had to walk for a while. Berjalan
      2.     Lutfi runs very fast. Berlari
      3.     Fitri can sings very beautifully.Bernyanyi.
      4.     The baby is crying. Menangis.
      5.     We will stay for two weeks in Jakarta. Tinggal

      Kata kerja Run dan Sing bisa juga menjadi transitif dengan pengertian berbeda.
      1.     Peter ran a business. Menjalankan
      2.     Can you sing English songs? Menyanyikan.

      Cara yang paling baik mengetahui transitif atau tidak, selalu gunakan kamus yang lengkap. Biasanya kamus lengkap memberikan label dari setiap kata yang didefinisikan.


      Causative Verbs And Uses of Other Simple Forms of the Verbs
      Diharapkan setelah mempelajari posting ini Anda akan dapat:

      ·         Membuat kalimat dengan menggunakan “Causative Verbs”.
      ·         Mengetahui bentuk kata kerja yang tepat.

      Kata kerja yang termasuk dalam “causative verbs” adalah  “MAKE”, “HAVE”, dan “GET”. Perhatikan contoh dalam beberapa kalimat berikut:

      1.      Our parents MADE us STAY at the whole night.
      2.      The teacher HAD all the students PRAY at the  school mosque. (The teacher asked the     students to pray...)
      3.      We will GET you to STUDY hard this month.

      Kata kerja MAKE dan HAVE diikuti kerja berikutnya tanpa “TO”, sedangkan kata kerja “GET” diikuti “TO”.  Artinya “causative verbs” adalah kata kerja yang menimbulkan sebab dikerjakannya pekerjaan atau action oleh objek kalimat. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia kata kerja make, have, dan get bisa diartikan membuat, memaksa, menyebabkan atau membujuk. She made me take care of the children. (Dia membuat saya menjaga anak-anak.)

      ·         The state examinations will make all students study hard.  Kata kerja “MAKE” dalam kalimat ini bisa diterjemahkan berbeda-beda oleh setiap orang. Ada yang menterjemahkan ‘membuat”, menyebabkan” dan lainnya. Intinya kata kerja MAKE dalam kalimat ini menimbulkan sebab pekerjaan oleh all the students dilakukan, yaitu “STUDY”. 

      Contoh-contoh lain dalam kalimat. Perhatikan kata kerja setelah objek kalimat ada yang harus diikuti oleh kata kerja dengan TO (TO GO, TO SEE dan lain-lain) dan ada yang tanpa TO (GO, LEARN, WALK, PAY dan lain-lain)
      ·         The village head had all the villagers watch the football games on a public TV.
      ·         She got me to pay for all the foods she bought.
      ·         Don’t make the dog bark at you.
      ·         Our mom had us all stay at home because it was raining hard last night.


      ·         The enactment of regulations on the use of fuel by the engine cylinder will make residents find tricks of getting petrol illegally.



      Bagaimana menggunakan kata NEED dalam kalimat bahasa Inggris?


      Kata Need dapat berfungsi sebagai kata kerja biasa yang mempunyai arti
      1) membutuhkan/ memerlukan ,
      2) perlu. Kata kerja NEED bisa langsung diikuti oleh kata benda.

      Contoh:
      1.       I need a car. (Saya memerlukan sebuah mobil.)
      2.       I need a drink. (Saya ingin sekali minum.)
      3.       She needs a good friend. (Dia perlu seorang teman.)
      4.       This camera needs new batteries. (Kamera ini memerlukan bateri baru.)
      5.       Make sure you have everything you need before you leave. (Pastikan Anda memiliki semua yang Anda butuhkan sebelum Anda berangkat.)
      6.       You don’t need anything else, do you? (Anda tidak memerlukan yang lain, kan?)
      Need sebagai kata kerja juga dapat diikuti oleh kata kerja lain menggunakan kata “to”.
      1.       I need to go out for a while. (Saya perlu keluar sebentar.)
      2.       We need to talk to you. (Kami perlu bicara dengan Anda.)
      3.       Do you need to meet him tomorrow? (Anda perlu bertemu dengan nya besok?)

      NEED SOMETHING FOR SOMETHING
      Contoh:
      1.       I need a stick for walking. (Saya perlu sebuah tongkat untuk berjalan.)
      2.       What do you need this for? (Anda perlu ini untuk apa?)
      3.       I need it for sitting. (Saya memerlukannya untuk duduk.)

      NEED SOMEBODY/SOMETHING  TO DO SOMETHING
      1.       I need her to help me sweep the floor. (Saya membutuhkannya untuk menolong saya menyapu lantai.)
      2.       She needs more time to finish the work. (Dia butuh waktu lagi untuk menyelesaikan pekerjaan itu.)
      NEED sebagai Kata Kerja bantu biasaya digunakan dalam pertanyaan dan kalimat negatif.
      1.       Need you go now? No, you need not. Jika yes, jawabannya: Yes, you must.
      2.       You need not write to her. (Anda tidak perlu menyuratinya.)
      3.       Need I bring this to school? (Apakah saya perlu bawa ini ke sekolah?)
      NEED diikuti GERUND (Lihat pelajaran Gerund)
      1.       The car needs painting. (Mobil ini perlu dicat.)
      2.       Our floor needs sweeping. (Lantai kita perlu disapu.)
      3.    Your shoes need polishing. You can have them polished now.

      Bagaimana jika kalimatnya begini:” Anda tidak perlu melakukannya kemarin tapi Anda lakukan juga.”
      Dalam hal ini kita menggunakan NEED+HAVE+PAST PARTICIPLE.
      1.       You needn’t have done it. (Kamu tidak perlu melakukannya. Kenyataannya Anda lakukan.)


      2.       Sorry about last night. I needn’t have visited you late at night.


      Kata Kerja Yang Diikuti Noun, Noun Phrase atau Adjective

      Beberapa kata kerja yang sering diikuti noun phrase (a look, a seat, a deep breath, notice dan lain-lain)

      TAKE mempunyai arti membawa, mengambil. Contoh: Santi took her daughter to a doctor. (Santi membawa anaknya ke dokter. Who took my pen? (Siapa yang mengambil pena ku?).

      Berikut beberapa ungkapan yang menggunakan kata kerja TAKE.

      • Take a look = Melihat. Take a look at it. (Lihat lah)
      • Take a seat = Duduk. Please take a seat. (Silahkan duduk.)
      • Take a photo = Memotret. Did you take a photo of the hill? (Apakah Anda memotret bukti itu?)
      • Take a deep breath = Menarik nafas dalam
      • Take a rest = Beristirahat. He took a rest after climbing.
      • Take a leak = Buang air kecil.
      • Take a shower = Mandi (menggunakan shower)
      • Take a bath = Mandi. Do you take a bath after an exercise? (Apakah Anda mandi setelah berolahraga?)
      • Take a test = Mengikuti test. Do we have to take a test? (Apakah kita harus mengikuti test?)
      • Take time = Makan waktu, butuh waktu. It took him a long time to finish the job. (Ia membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan pekerjaan itu.) It usually takes 2 hours to get there. (Biasanya butuh waktu dua jam untuk sampai ke sana.)
      GO biasa kita terjemahkan sebagai "Pergi" atau "berangkat". Namun "Go" bisa diterjemahkan berbeda-beda tergantung pada kata atau phrasa yang mengikutnya. Perhatikan ungkapan-ungkapan yang menggunakan kata GO, berikut:
      • Go bad = menjadi busuk (buah-buahan atau makanan lainnya sehingga tidak layak dimakan. Contoh dalam kalimat: This soup has gone bad. Don't eat it. (Sup ini sudah basi. Jangan dimakan.)
      • Go grey = beruban (rambut). Your hair will go grey quickly.
      • Go wild = menjadi liar. Be careful. The animal may go wild suddenly.
      • Go + bentuk ING kata kerja. Contoh: Go shopping (berbelanja); go hunting (berburu); go swimming (berenang).
      Contoh-contoh penggunaan GO dalam kalimat lain:
      • How did your test go? (Bagaimana test nya?)
      • I think the party will go well. (Saya rasa pesta nya kan berjalan lancar.)
      • Hi Robby. How is it going? (Hai Robby. Bagaimana khabarnya?)
      • Where do these cups go? (Dimana biasanya cankir-cangkir ini ditaruh/diletakkan?)
      • Let's go for a walk. (Mari kita jalan-jalan.)
      • Go and get it! (Sana ambil!)
      • Go wash your hand. (Sana cuci tangan.)

      Penggunaan kata kerja  To Take

      Definisi take dalam Longman Dictionary of Contemporary English mempunyai cukup banyak arti sebagai berikut:
      Take = mengambil (biasanya tanpa izin), membawa, mengantar, mengajak, membutuhkan (waktu, energy), memakan (waktu, energy dan lain-lain), menerima (pekerjaan).
      Perhatikan contoh penggunaan take dalam kalimat-kalimat berikut:
      Mark is taking us to the airport tomorrow morning.[Mark akan mengantar kita ke Bandara besok pagi.]
      Who took my laptop from this desk? [Siapa yang mengambil laptop saya dari meja ini?]
      She said she would go to Bali, taking all her children with her. [Dia bilang dia akan ke bali, membawa semua anak-anaknya.]
      I think it takes your full concentration to do this assignment well. [Saya rasa ini membutuhkan konsentrasi penuh Saudara untuk melakukan penugasan ini dengan baik.]
      It won’t take me long. I’ll be back right away when I am done. [Tidak akan memakan waktu lama. Saya segera kembali setelah selesai.]
      I won’t take the job. It’s too difficult for me. [Saya tidak akan menerima pekerjaan itu. Terlalu sulit buat saya.]

      Perhatikan arti kata take jika diikuti kata-kata sebagai berikut:


      Take a look = melihat
      Take a bath / shower= mandi
      Take a breath = menarik nafas
      Take a seat = duduk
      Take a photo = memotret/ mengambil foto
      Take a leak = Buang ari kecil (informal)
      Take a rest = Beristirahat

      Perhatikan contoh berikut:

      Take a look at that. It’s beautiful, isn’t it? [Lihat itu. Cantik, ya?]
      Would you take a seat? Mark is still taking a bath. [Silahkan duduk dulu. Mark sedang mandi.]
      Close your eyes and take a deep breath. [Tutup matamu dan tarik nafas dalam-dalam.]

      I’ve taken photos of Borobudur Temple. [Saya telah mengambil foto-foto/ memotret Candi Borobudur.]


      Kata Kerja DARE (Berani)
      DARE [deə(r)] British dan [der] American yang artinya berani atau cukup berani untuk.........

      Penggunaan:
      Dare diikuti kata kerja lain dengan TO atau tanpa TO. Perhatikan contoh kalimat kata kerja dalam bahasa inggris menggunakan kata kerja DARE:

      • He dared ask me such a question. (Dia berani mengajukan pertanyaan seperti itu kepada saya.)
      • Sorry. I don't dare go there alone. (Maaf. Saya tidak berani pergi kesana sendiri.)
      • Lutfi daren't ask her out. (Lutfi tidak berani mengajak dia keluar.)
      • Did she dare go home alone last night? (Apakah ia berani pulang sendiri semalam?)
      • Few journalists dared to cover this incident. (Hampir tidak ada wartawan yang berani meliput kejadian ini.)
      • Do you dare to visit her? (Berani kah kamu mengunjunginya?)
      Dari contoh di atas ada dua bentuk negatif dare: daren't dan don't dare.

      DARE juga dapat diikuti kata benda atau pronoun yang artinya MENANTANG untuk melakukan sesuatu yang berbahaya atau sulit.
      • Jump! I dare you. (Ayo lompat kalau berani.)
      • He dared me to walk on fire. (Dia menantang saya jalan di atas api.)
      DARE juga digunakan dalam idiomatic expressions:
      • Don't you dare! (Jangan katakan atau jangan lakukan itu.) Perhatikan contoh: A: "I'm going to fight him now." B: "Don't you dare!."
      • Don't you dare tell her anything about it.
      • How dare you......... Contoh: How dare you sit here? (Berani kamu duduk di sini?)

      I dare say atau I daresay (in British English) = kemungkinan.
      • I dare say you've been to Bali. (Mungkin Anda pernah ke Bali.)
      • I dare say Kiluan bay is already popular around the world. (Teluk Kiluan mungkin sudah terkenal di dunia.)
      Coba terjemahkan kalimat-kalimat berikut:
      • Semalam hujan lebat sekali. Saya tidak berani keluar rumah sendiri.
      • Kenapa kamu tidak berani mengajak dia keluar makan malam bersama?
      • Saya menantang Anda makan pecahan kaca sekarang.
      • Berani sekali kamu masuk ruangan ini tanpa izin saya.
      • Awas jangan kamu bilang dia saya ada di sini.
      • Saya tak akan berani mengatakan hal ini kepada mereka.
      • Beranikah Anda pergi kesana sendiri?

      Penggunaan kata kerja LET

      Seperti kebanyakan kita mengenal kata kerja let ini yang artinya “membiarkan” seperti dalam kalimat “let him go.” = Biarkan dia pergi.
      Penting bagi kita untuk mengetahui lebih banyak tentang penggunakan kata LET ini, yang akan saya bagikan kepada pengunjung setia blog ini.
      Kata kerja let  selalu diikuti kata benda  (noun) atau kata ganti (pronoun) dan langsung diikuti oleh kata kerja lain tanpa “to” seperti pada contoh “Let him go.”. Perhatikan juga contoh dalam kalimat-kalimat lainnya sebagai berikut:
      I never let my children go out at night. [Saya tidak pernah membiarkan anak-anak saya pergi keluar pada malam hari.]
      Do let me know if you are interested in our company. [Beri  tahu kami jika Anda tertarik pada perusahaan kami.]
      Disamping penggunaan seperti contoh diatas, kata let juga digunakan sebagai berikut:
      Let someone in on something = member tahu sesuatu (biasanya yang dirahasiakan) kepada orang lain.
      Contoh:
      Come over to my house. I’ve got something to let you in on[Main kerumah ku. Saya ada sesuatu yang akan saya beri tahu/ceritakan kepada kamu.]
      I’ve told you the secret. Make sure you will not let anyone in on it. [Saya sudah ceritakan rahasianya kepada Anda. Yakinkan Anda tidak akan memberitahukan ini kepada orang lain.]
      Let someone down = Mengecewakan
      Don’t let her down by telling her that you don’t love her any more. [Jangan kecewakan dia dengan mengatakan kamu tidak cinta dia lagi.]
      Let your hair down =Bersantai/relax (biasanya setelah bekerja keras)
      You can let down your hair now for half an hour. [Anda bisa santai/istirahat selama setengah jam.]
      Let a room out to = Menyewakan kamar kepada (British English)
      You’d better contact Mrs. Smith. She’s letting a room out to a student. [Sebaiknya kamu hubungi Nyonya Smith. Ia menyewakan kamar kepada siswa/mahasiswa.
      Don’t worry. There are lots of rooms to let out in this area. [Jangan khawatir. Ada banyak kamar-kamar yang disewakan di daerah ini.
      Let clothes out = Membesarkan pakaian (karena sempit, misalnya)
      Your trousers are too tied, I think. I suggest you have to let them out a bit. [Celana Anda terlalu ketat. Saya sarankan anda membersarkannya sedikit.]
      Let movies, film, show, etc out = bubar, berakhir, selesai
      May I know what time the show lets out[Boleh saya tahu jam berapa pertunjukan ini bubar/selesai?]
      Let out a cry/sob/scream = Mengeluarkan teriakan/tangisan secara tiba-tiba
      Mary let out a cry of disbelief when John told her she’d passed the test. [Mary tiba-tiba berteriak tidak percaya ketika John mengatakan di telah lulus test.
      Let up = reda, berkurang
      Wait till the rain lets up [Tunggu sampai hujan reda.]
      Her anger didn’t let up although I had asked for apology. [Kemarahannya tidak reda walaupun saya telah minta maaf.]

      LET ALONE:
      He can't even walk, let alone run. [Jalan saja dia tidak bisa, apalagi lari.]

      LET SLIP = Keceplosan ngomong
      Yanto let slip that he was once married. [Yanto keceplosan ngomong bahwa dia pernah menikah.]



      Demikian beberapa penggunaan kata kerja  let.


      Bagaimana menggunakan kata Pay dan  Pay for

      Kapan kita menggunakan kata kerja Pay dengan kata depan atau tanpa kata depan. Bagaimana kita bisa membedakannya:
      I paid you atau I paid for you. Secara struktur tata bahasa kedua kalimat tersebut benar namun keduanya mempunyai arti yang berbeda. “I paid you.” Artinya Saya membayar Anda (membayar upah misalnya); sedangkan I paid for you artinya “Saya membayar sesuatu untuk Anda. (Misalnya membayar makanan atau minuman untuk Anda.) Dalam praktek masih terjadi kesalahan dalam penggunaan kata kerja “pay” (menggunakan kata depan “for” atau tidak.)

      Berikut penjelasan mengenai kata kerja “Pay” dan “Pay for
      To pay for the work membayar untuk pekerjaan yang dikerjakan.

      Perhatikan contoh kalimat berikut:

      Road cleaning shall be paid for after all works have been completed.” (Pekerjaan pembersihan jalan adak dibayar setelah semua pekerjaan selesai.) Kita lihat kata depan “for” tetap digunakan berdampingan dengan kata kerjanya (paid).
      Kata kerja “PAY’ tanda kata depan “for” dipakai dalam artian “membayar” sesuatu yang telah menjadi kewajiban. Misalnya Tax, electricity bill, dan lainnya.
      I pay electricity bill at the end of the month. (Saya membayar rekening listrik pada akhir bulan)
      School fee should be paid in advance.” (Uang sekolah harus dibayar di muka.)

      Perhatikan contoh penggunaan kata kerja Pay dalam percakapan:

      Erna       : Let’s go to a restaurant. I am hungry.
      Adi         : I can’t. I don’t have enough money.
      Erna       : Don’t worry. I will pay for you.
      Adi         : Oh, that’s great. Thank you.

      Andre   : I cannot pay electricity bill on time this month.
      Dian       : I also pay it late. I pay the bill on the twenty fifth.
      Andre   : Are you fined for the late payment?
      Dian       : Yes. We have to pay the fine.

      Yanto    : I will have the roof of my house repaired.
      Apri        : The worker usually asks for down payment before the work commences.
      Yanto    : It depends. Some workers want the work to be paid for when they finish the work.


      Demikian penjelasan singkat mengenai penggunaan Pay dan Pay for. Semoga bermanfaat.


      Penggunaan  MEET DAN MEET UP
      MEET artinya: berjumpa, bertemu, menemui, rapat, menyatu (dua jalan atau lebih), bersentuhan, memenuhi (persyaratan, target,  keinginan/kebutuhan dan lain-lain)

      Melalui contoh dalam kalimat-kalimat berikut, mudah-mudahan bisa menjadi lebih jelas penggunaannya.

      Mary met Yanto in the street last night. [Mary berjumpa/bertemu (dengan) di jalan semalam.] Dari kalimat tersebut bisa disimpulkan bahwa Mary dan Yanto bertemu secara tidak sengaja di jalan.
      Can you meet me at the airport tomorrow morning? [Bisakah jumpai saya di Bandara besok pagi?]
      Jane met her husband when she was in Bali. [Jane berjumpa (untuk pertama kalinya) dengan suaminya ketika ia berada di Bali.] Kata meet di sini berarti berjumpa untuk pertama kalinya sebelum mereka menikah.]

      ApriAre you doing anything this evening? (Apa rencana Anda malam ini?]
      FankyI am meeting Rosa for lunch at Begadang Resto. [Saya sudah janji bertemu Rosa untuk makan malam di Begadang Resto.]

      The contractor and the employer meet weekly to discuss work progress. [Kontraktor dan pemberi kerja melakukan rapat mingguan untuk membahas progress pekerjaan.]

      Can we meet the August deadline? [Dapatkah kita memenuhi batas waktu bulan Agustus ini?]
      After about 2 km, these two roads meet where you can find a rest area. [Setelah kira-kira 2 km, kedua jalan ini menyatu/bertemu dimana Anda dapat menemui area istirahat.]

      MEET UP WITH = Bertemu dengan seseorang untuk melakukan sesuatu, bersatu dengan (jalan)
      Yanto and Joko often meet up at Begadang Resto after work. [Yanto dan Joko sering melakukan pertemuan di Begadang Resto setelah jam kerja.]

      I am meeting up with Adi at 9 o’clock this morning. [Saya akan menjumpai Adi/melakukan pertemuan dengan Adi jam 9 pagi ini.]

      I’ll meet up with you again after this as we still have a few things to be discussed. [Saya akan menjumpai Anda lagi setelah ini karena masih ada beberapa hal yang harus didiskusikan.]
      ATake this path for about 900 meters, and then turn right. [Ikuti jalan ini sepanjang 900 meter, dan kemudian belok kanan.]

      BDoes the path meet up with the main road after I turn right? [Apakah jalan ini bertemu dengan jalan utama setelah saya belok kanan?]


      Obtain atau Attain?

      Dua-duanya mempunyai arti memperoleh atau mendapatkan sesuatu.
      OBTAIN                (Mendapatkan atau memperoleh) sesuatu yang kita inginkan misalnya informasi, data, izin dan lainnya.
      Di lain pihak, ATTAIN (Mendapatkan sesuatu melalui usaha yang cukup lama sebagai target yang ditetapkan). Misalnya mendapatkan gelar S1, S2 atau S3. Atau mendapatkan kedudukan yang diidam-idamkan. Berbeda dengan OBTAIN yang dijelaskan di atas.
      Contoh kalimat berikut, mudah-mudahan akan memperjelas apakah obtain atau attain yang dipakai.

      1
      How can I obtain information from the travel bureau?
      2
      It took me more than 6 months to attain my ideal weight.
      3
      Yanto studies hard to attain S2 degree.
      4
      To follow this program, we want you to obtain permission from your parents.
      5
      It’s not easy to attain this high position. Some people had to start from the lowest position.
      6
      To obtain result of this investigation, you will have to wait for at least 10 working days.
      7
      Further information can be obtained if you submit a request in writing.

      Dalam bahasa Inggris sehari-hari, kata obtain sering digantikan dengan kata Get.
      Lengkapi lah kalimat-kalimat berikut dengan obtain atau attain:

      1
      To ………… our target, we must make a great effort.
      2
      Do I need to …………..a visa to enter Malaysia?
      3
      Driving license is hard to …………….. Nowadays.
      4
      You must go to the central office to ……… information as regard to your status.
      5
      Jenni is a very smart woman. She was able to ………… a Doctor’s degree in one year only.

      Attainable = Dapat dicapai, dapat diperoleh
      Obtainable = Dapat diperoleh


      Masalah kata kerja  dengan “to” atau “tanpa to” (Infinitive with or without to)

      Seperti kita ketahui kata kerja (verb) bisa diikuti dengan to atau tanpa to bahkan bisa diikuti dengan kata kerja bentuk “Ing”. Dalam percakapan kita masih sering membuat kesalahan. Dan kesalahan itu wajar karena memang bahasa Inggris itu bukan lah bahasa kita. Namun, kita harus mengupayakan untuk bisa menggunakannya secara benar.
      Berikut ini latihan dimana Anda diminta melengkapi kalimat-kalimat berikut dengan kata kerja menggunakan to atau tidak. Jawaban akan diberikan dengan penjelasannya.
      Lengkapi kalimat-kalimat berikut dengan menggunakan kata yang telah disediakan.
      1. I heard him ………………….. that he wanted to resign from this company. (to say / say).
      2. Rather than ……………… S2 straight after you finish your study, why not find a job first? (continue / to continue)
      3. Dare you ………… there alone? (to go / go)
      4. You needn’t …………….permission to do it. (to get / get)
      5. They will make you ………the contract. (to sign / sign)
      6. I was made …………….with them. (agree / to agree)
      7. Don’t let him ………. it. He’s careless. (to do / do)
      8. You had better ………….visit Borobudur Temple. It’s beautiful. (to visit / visit)
      9. They saw the woman ……………the building. (to enter / enter)
      10. He was heard …………………that she would postpone getting married next month. (say / to say)


      Conversation
      Rubah kata kerja dalam kurung menjadi infinitive with or without to

      Yanto    : I felt the earth (shake) last night.
      Apri        : Do you think there was an earthquake?
      Yanto    : If there had been an earthquake, news on TV would’ve reported it. I heard my neighbors (talk) about it outside the house. I was unable (sleep) after that.

      Erna       : I’d rather (go) home now.
      Adi         : Rather than (go) home now, why not (watch) TV first?
      Ern         : I wish I could. It looks like it’s going to rain. I’d better (hurry).
      Adi         : I cannot make you (stay) here longer.


      LIHAT PENJELASANNYA DI SINI


      Subjunctive
      Subjunctive adalah bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan pengandaian, harapan atau angan-angan, menyatakan perintah, nasihat, rekomendasi, permintaan, desakan dan lainnya.

      Subjunctive dibagi dua: 1) Subjunctive bentuk dasar dan 2) Subjunctive were. Subjunctive bentuk were dipakai untuk menyatakan keinginan yang bertentangan dengan kenyataan:

      Contoh:

      If I were you. (Jika saya adalah Anda)

      Suppose I were single, what would you do?
      She is looking at me as if I were strange.
      I wish I were unmarried(Seandainya saya belum menikah)

      Berikut adalah subjunctive bentuk dasar. Artinya kata kerja bentuk dasar untuk semua kata ganti. Subjunctive bentuk dasar ini harus dipakai setelah kata kerja tertentu saja, yaitu sebagai berikut:

      Suggest [menyarankan] : I suggest you stay at home (saya sarankan Anda tinggal di rumah)
      Insist [mendesak, bersikeras] : She insisted that she be accompanied (dia bersikeras dia ditemani)
      Ask [meminta, memohon] : We asked that the meeting be held on Friday evening (Kami minta agar pertemuan dilaksanakan Jumat malam.
      Prefer [lebih suka]: My dad prefers that I be present at the meeting (Ayah saya lebih suka saya hadir pada rapat itu)
      Order [memerintahkan]:  The manager orders that all trucks be parked outside (Manajer memerintahkan agar semua truk diparkir di luar.
      Silahkan Anda membuat contoh-contoh lain dengan kata-kata berikut:
      Instruct [menginstruksikan]; Advise [menasehati]; Demand [meminta]; Desire [berkeinginan]; Propose [mengusulkan]; Recommend [merekomendasikan]; Command [memerintahkan]; Request [meminta]; Urge [mendesak]
      Penggunaan Subjunctive biasaya dalam bentuk that clause yang terdiri dari main clause dan subordinate clauseSubjunctive letaknya di subordinate clause.
      Contoh dalam kalimat:
      ·         The manager has recommended that Mila be appointed full time secretary.

      Penjelasan:
      The manager has recommended adalah main clause dan Mila be appointed full time secretary adalah subordinate clause. Main clause bisa dalam bentuk tenses apa saja (past tense, present tense dan lain-lain).
      Dalam contoh diatas be dipakai untuk passive subjunctive atau kalimat yang menggunakan kata sifat atau kata keterangan.

      ·         He asked that you be present at the seminar.
      ·         The boss ordered that those not invited be outside the building.

      Contoh-contoh lain:
      • We will propose that she work in London. (Perhatikan work tanpa bentuk “s” di belakangnya walaupun subject nya orang ketiga tunggal)
      • His mother would always advise that he stay inside.
      • The man instructed that the car be towed right away.
      • We insisted that the new employee finish work earlier.
      • The company requests that the payment be made in US dollars.
      • The project manager has instructed that the contractor work in accordance with the provisions under the contract.
      • We prefer that all candidates have some experience in the similar field.
      Subjunctive juga digunakan setelah kata-kata sifat berikut:

      important, best, crucial, desirable, , keen, essential, advisable, imperative, necessary, unthinkable, urgent, vital, anxious, determined, eager, rare.

      Contoh:


      It is best that she stay focused on this matter.

      It is advisable that the project be started earlier.
      We are determined that we stay at the same hotel.
      Her husband is eager that she take care of their baby more attentively.
      It is not necessary that you pay the money back to me.

      It is important that you be careful in whatever you say.

      PERHATIKAN contoh-contoh berikut di mana Subjunctive dipakai dalam kalimat Negatif dan continuous tense:

      ·         We have ordered that the fund not be distributed yet.
      ·         It is imperative that we all be standing up when the boss arrives.

      Subjunctive  be kadang-kadang digunakan setelah if dan whether

      Contoh:


      ·         If that be the case, I will follow your instruction.
      Whether it be good or bad, it does not matter to me.